SEMUA TRADER FOREX WAJIB TAHU – Pelajaran Penting Buat Anda yang Ingin Sukses

Dapatkan Update PRICE BREAK Forex Trading Strategy

Masukkan alamat email dan kami segera mengirimkan verifikasi ke in-box Anda:

Pernahkah Anda berfikir atau bertanya mengapa 90% trader mengalami kerugian dan kegagalan saat memulai karir tradingnya…?

Anda mungkin juga perlu tahu, bahwa hampir 80% dari mereka memutuskan untuk berhenti menjadi trader karena merasa tidak mampu profitable.

Atau pertanyaan gampang dari saya adalah:

APAKAH ANDA BETUL-BETUL MELIHAT ADA SEORANG TRADER YANG PROFITABLE DI SEKITAR ANDA…? Orang tua Anda, saudara, atau teman Anda.

Coba mulai sekarang Anda amati dengan jujur dan seksama.

 

Menjadi Trader yang Profitable itu TIDAK GAMPANG

Saya tidak perlu menakuti Anda.

Anda sudah bukan Anak kecil lagi yang masih perlu disemangati dengan permen atau es krim.

Anda membutuhkan pandangan yang jujur dan objective agar bisa memutuskan segala sesuatu dengan benar sesuai pertimbangan otak dewasa Anda.

Meskipun saya profitable, saya tetap berpandangan bahwa TRADING ITU TIDAK MUDAH dan jika ingin memulai bisnis sebagai seorang trader, Anda harus tahu persis apa yang Anda lakukan jika Anda ingin bertahan dalam permainan ini untuk jangka waktu yang seterusnya.

 

Jika sekarang adalah tahun 2020, maka saya sudah mengenal pasar Forex selama sekitar tujuh tahun.

Oleh karena itu saya akan membagikan kepada Anda pelajaran penting sebagi seorang trader sehingga Anda tidak perlu membuat kesalahan yang sama lagi.

Atau jika ada hal seputar trading yang perlu dipertanyakan silahkan Anda tuliskan melalui KOMENTAR. Semoga saya bisa menjawabnya.

 

Level OverBought dan OverSold itu Tidak Bisa Diandalkan

Pelajaran pertama yang harus Anda ketahui adalah bahwa level overbought dan oversold tidak dapat diandalkan dalam jangka panjang.

Ketika Anda berdagang dengan cara mengikuti saran yang Anda baca di berbagai buku tentang tingkat overbought dan oversold, maka mayoritas buku akan mengatakan kepada kita bahwa jika pasar mencapai level overbought (yang berarti bahwa ada terlalu banyak pembeli di pasar) maka harga “SEHARUSNYA” berbalik lebih rendah. Atau sebaliknya, jika pasar berbeda berada pada level oversold (yang berarti bahwa ada terlalu banyak penjual di pasar) maka harga “SEHARUSNYA” berbalik ke atas.

Anda harus segera menyadari bahwa dalam realitas perdagangan, jika (berdasarkan analisa stochastic) pasar dalam kondisi overbought atau level oversold, itu tidak berarti bahwa harga pasar akan SEGERA BERBALIK ARAH.

INGAT…!!!

Selama periode tren naik (bullish) atau tren turun (bearish) yang kuat, pasar dapat tetap berada di area jenuh beli atau jenuh jual selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau bahkan berbulan-bulan.

 

READ  Pelaku Price Break Trading DokterForex adalah Para Sniper Sejati

Mari kita lihat chart di bawah ini.

Pada chart H4 GBPUSD di atas membuktikan kepada kita bahwa area oversold dan overbought yang ditunjukkan oleh stochastic oscillator ternya tidak bisa memberikan petunjuk yang berarti.

Hal yang sama juga terjadi ketika Anda menggunakan RSI.

Banyak pedagang percaya bahwa ketika indikator stochastic oscillator menyentuh atau melebihi nilai tujuh puluh atau tiga puluh mereka harus memasuki pasar ke arah yang berlawanan.

Itu adalah PENDEKATAN YANG SALAH dan tidak perlu dilakukan.

Karena faktanya adalah harga bisa bertahan lama di area jenuh beli atau jenuh jual. Dan selama waktu ini mereka bisa terus naik atau turun.

Jadi menurut pendapat saya, dalam jangka panjang, mengejar level overbought dan oversold tidaklah menguntungkan.

Sampai di sini mungkin ada hal yang perlu dipertanyakan kepada saya?… Silahkan Anda tulis melalui komentar.

 

Setting Moving Average yang TERPENTING

Pelajaran lain adalah bahwa Simple Moving Average 200 (SMA 200), SMA 100,  SMA 20 adalah moving average yang sangat penting dalam trading Forex.

Saya ingin bertanya kepada Anda tentang sebuah kebiasaan BERBAHAYA trader pemula.

Dan peristiwa ini mungkin akrab dalam trading Anda.

Dengan segenap optimisme dan pengharapan “AKURASI TINGGI”, Anda mengkombinasikan lima atau enam indikator pada trading chart Anda.

Setelah minggu trading penuh kerugian, Anda dengan entengnya menghapus indikator-indikator tersebut untuk kemudian mengganti dengan yang lainnya.

Ternyata nasib baik tidak kunjung menghampiri, dan kerugian Anda semakin menjadi-jadi.

Seminggu berikutnya Anda mengulangi proses peremajaan indikator sekali lagi.

Apakah seperti ini adalah gaya Anda ketika trading…?

Sejak tahun 2015 saya telah mengembangkan cukup banyak trading system dan didownload oleh puluhan ribu trader di seluruh dunia.

Dari pengalaman saya mengembangkan trading system ini, saya mengambil garis merah bahwa ada sangat banyak trading system yang bagus dan memiliki akurasi tinggi.

READ  Cara Menjadi Trader Forex Profesional: Membangun Pondasi - BAGIAN I

Jadi adalah sebuah kekeliruan jika kita harus selalu mengganti trading system yang satu ke trading system yang lain hanya karena mengalami beberapa kerugian trading.

Karena kebiasaan inilah Anda akhirya tidak pernah bisa trading. Anda tidak pernah ahli meskipun dalam satu trading strategi saja.

Dapatkan Update PRICE BREAK Forex Trading Strategy

Masukkan alamat email dan kami segera mengirimkan verifikasi ke in-box Anda:

Jika Anda bertanya indikator trading, maka buat saya, Simple Moving Average 200 (SMA 200), SMA 100,  SMA 20 adalah moving average yang sangat penting dalam trading Forex.

 

Mengapa SMA 200 sangat handal dalam analisis teknis …?

Jawabannya adalah ada bahwa banyak lembaga seperti bank, hedge fund, dan dealer Forex mengikuti indikator ini.

Itu artinya jika Anda memperhatikan SMA 200, maka ada sangat banyak trader besar yang melakukan hal sama dengan Anda.

 

Gunakan Strategi yang Sesuai Kepribadian Anda

Anda harus trading menggunakan strategi yang sesuai dengan kepribadian Anda.

Ketika awal-awal saya belajar trading, saya menemukan banyak strategi trading bertebaran di internet. Salah satunya adalah strategi scalping.

Para trader itu mengklaim tingkat keberhasilan yang tinggi dengan menggunakan strategi scalping dan saya mencoba pendekatan mereka selama beberapa minggu.

Hasilnya adalah kerugian perdagangan, terkurasnya tenaga, pikiran, dan tekanan psikologi yang sangat tinggi.

Alasan kegagalan tersebut adalah karena saya tidak menikmati gaya perdagangan scalping yang serba cepat.

Saya tidak ingin memantau price action dengan sangat cermat dan saya tidak ingin duduk sepanjang hari di depan layar.

Bahkan meskipun Anda mampu membuktikan kesuksesan yang konsisten dengan strategi scalping,  itu tidak akan sesuai dengan kepribadian saya, jadi pada akhirnya saya pasti akan mengalami kehilangan banyak uang.

Saran saya, Anda harus menemukan Time Frame dan strategi yang sesuai dengan kepribadian Anda.

Temukan dalam diri Anda sendiri apakah Anda seorang day-trader, swing trader, trader posisi, atau scalper.

Tanyakan pada diri Anda apakah Anda seorang teknikal trader ataukah fundamental, pilih indikator, tools,  atau strategi yang Anda rasa paling nyaman buat Anda.

Saya trading di Time Frame harian (D1) dengan strategi price break.

READ  Rahasia Risk / Reward Sebagai "Holy Grail Money Management" Dalam Trading Forex yang Selalu Sukses

Meskipun saya berhasil, teknik dan strategi yang saya jalankan belum tentu sesuai dengan kepribadian Anda.

 

Risk Management

Pelajaran terakhir ini mungkin yang paling penting.

Ketika saya berhenti memikirkan keuntungan besar yang bisa saya hasilkan, dan fokus pada menjaga modal saya, saya melihat peningkatan besar dalam hasil perdagangan saya.

Pedagang yang sukses memusatkan upaya mereka pada berapa banyak uang yang bisa mereka tanggung ketika mengalami kerugian sebelum memikirkan berapa banyak uang yang bisa mereka menangkan.

Kunci untuk menghasilkan uang dalam jangka panjang dari trading di pasar Forex hanyalah kemampuan bertahan dalam permainan.

 

Anda perlu MEMPERTAHANKAN MODAL Anda sehingga Anda bisa bertahan dalam permainan cukup lama untuk melihat sistem perdagangan Anda memberi Anda imbalan.

Ketika awal-awal mulai berdagang, banyak dari Anda mungkin memiliki mentalitas penjudi.

Itu sangat normal karena alasan ketidaktahuan seorang pemula.

Anda mungkin selalu memusatkan hampir seluruh perhatian pada berapa banyak uang yang bisa Anda menangkan dengan hampir tanpa memperhatikan resiko kerugian.

Hasil akhirnya BUKAN UNTUNG, melainkan sebaliknya, Anda KEHILANGAN SELURUH MODAL TRADING Anda.

Ketika Anda memulai perjalanan sebagai seorang trader, Anda harus bertanya pada diri sendiri kapan saya akan mendapat untung.

Anda harus bertanya pada diri sendiri bagaimana saya bisa berdagang sambil mempertahankan modal saya dan apa yang harus saya lakukan untuk membatasi kerugian saya ketika berada dalam permainan satu bulan satu tahun dari sekarang.

 

Jadi untuk menjadi sukses di pasar Forex, pertama-tama Anda harus BISA BERTAHAN.

Sebagai seorang trader saya adalah seorang RISK MANAGER.

Konsentrasi saya adalah pada pengelolaan resiko dan profit akan datang dengan sendirinya sebesar pasar memberikan kepada saya.

Sebagai seorang RISK MANAGER, saya memiliki metodologi untuk membatasi resiko trading saya sekecil mungkin sambil semaksimal mungkin mengantongi profit yang diberikan oleh pasar melalui perjalanan tren.

 

Itulah pelajaran penting dari saya yang semoga bisa menjadi pemikiran buat Anda semua jika ingin sukses sebagai seorang trader.

Sama dengan trader professional lainnya di seluruh dunia, Selama perjalanan perdagangan saya, saya tetap mengalami pasang surut.

Dalam open posisi, saya tetap bisa mengalami loss ataupun profit. Sama dengan Anda buakan…?